Nama Octa Investama Berjangka tentu sudah tidak asing di kalangan trader forex Indonesia. Broker yang satu ini cukup punya nama – bahkan disebut-sebut sebagai broker forex terkemuka di Indonesia yang memberikan akses mudah ke pasar finansial global. Slogan mereka menekankan eksekusi cepat, platform canggih, dan layanan terbaik untuk membantu trader meraih profit maksimal. Kedengarannya menjanjikan, ya? Yang jelas, Octa Investama bukan pemain baru. Mereka merupakan pialang berjangka resmi teregulasi BAPPEBTI sejak tahun 2012. Artinya, sudah lebih dari satu dekade beroperasi di bawah pengawasan regulator Indonesia – tidak heran jika broker ini sering digadang sebagai salah satu yang terpercaya.
Octa Investama berfokus menyediakan layanan trading di berbagai pasar global seperti forex, indeks saham, komoditas, dan instrumen lainnya melalui satu platform. Sebagai broker lokal berlisensi, mereka juga turut diawasi OJK serta tergabung dalam bursa dan kliring resmi (ICDX dan ICH), jadi secara legalitas clear. Jujur saja, kesan pertama saya: aman dan serius. Apalagi ada klaim keamanan dana dengan akun terpisah dan teknologi tinggi. Namun, kita tidak akan menelan mentah-mentah klaim marketing. Mari kita bedah lebih lanjut fitur-fitur Octa Investama – dari kelebihan, kekurangan, hingga detail kondisi trading-nya.
Kelebihan & Kekurangan
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
|
Regulasi Resmi & Keamanan Terjamin: Octa teregulasi BAPPEBTI sejak 2012 dan diawasi OJK, jadi legalitasnya jelas dan dana nasabah lebih aman. Dana disimpan di rekening terpisah dengan perlindungan keamanan tingkat tinggi (mereka bahkan bersertifikat ISO 27001 untuk keamanan info) – bikin tenang, loh. |
Deposit Awal Relatif Besar: Minimal deposit pertama kali sebesar $100 mungkin terasa agak berat untuk pemula dengan modal kecil. Memang setelah itu bisa deposit $5, tapi ambang awal ~Rp1,5 jutaan bisa bikin mikir dua kali bagi sebagian orang. |
|
Biaya Trading Kompetitif: Kondisi tradingnya cukup ramah: spread mengambang mulai ~0.9 pip dengan komisi flat $1 per lot. Itu tergolong spread rendah dan biaya wajar untuk broker lokal, ditambah eksekusi order yang cepat tanpa requotes. Buat trader, kombinasi ini lumayan menguntungkan. |
Tidak Ada Akun Cent/Mikro & Lot Minimal 0.1: Ukuran trade terkecil di Octa adalah 0,1 lot (10.000 unit). Artinya, tidak bisa trading mikro lot 0.01 – fleksibilitas untuk pengujian dengan dana super kecil jadi terbatas. Buat newbie yang modalnya minim, ini sedikit menyulitkan karena risiko per pip jadi lebih besar. |
|
Pilihan Instrumen Luas: Satu akun di Octa bisa dipakai trading multi-aset. Ada 27 pasangan mata uang (major & minor), logam mulia emas dan perak, serta 5 indeks saham global (semacam Dow Jones, S&P 500, FTSE, DAX, hingga indeks Asia). Bahkan disediakan juga komoditas energi & agrikultur via bursa lokal (kontrak emas, minyak mentah, CPO dll) dan CFD saham perusahaan top Amerika (Apple, Microsoft, Amazon, Google, dll). Lengkap banget! |
Robot Trading (EA) Tidak Diizinkan: Sayangnya penggunaan Expert Advisor (EA) alias robot trading dilarang di platform Octa. Jadi, trader yang biasa pakai auto-trading atau copy-trade harus gigit jari. Padahal platform MT5-nya support EA, tapi broker-nya memilih menonaktifkan fitur ini. |
|
Kemudahan Deposit dalam Rupiah: Octa menawarkan akun dengan kurs tetap Rp10.000/USD (Fixed Rate), jadi deposit/withdraw IDR gak pusing terkena fluktuasi kurs. Transfer dana pun bisa langsung ke rekening bank lokal (BCA & CIMB Niaga) atas nama perusahaan – praktis bagi trader Indonesia. Setelah deposit awal, top-up berikutnya minim sekali (hanya $5), jadi nambah modal bisa sedikit-sedikit sesuai kantong. |
Hanya Tersedia Platform MT5: Octa hanya menyediakan MetaTrader 5 sebagai platform trading. Memang MT5 itu canggih dan multi-aset, namun trader yang terbiasa dengan MT4 mungkin perlu adaptasi. Gak ada opsi platform lain seperti cTrader atau Sirix – take it or leave it. |
|
Fasilitas Swap-Free: Buat yang gak mau kena charge inap, Octa kasih fasilitas bebas swap hingga 5 hari trading. Ini kabar baik bagi trader Muslim atau siapa pun yang sering hold posisi jangka pendek beberapa hari tanpa kena bunga. |
Mata Uang Akun USD (Tidak Ada IDR): Base currency akun trading di sini cuma USD. Bagi nasabah lokal, artinya saldo akan dikonversi ke USD. Adanya akun fixed rate memang membantu, tapi tetap saja nilai saldo dalam USD, bukan rupiah. Tidak mendukung akun IDR sepenuhnya. |
|
Dukungan Pelanggan & Edukasi: Soal support, mereka menyediakan layanan pelanggan 24/7 via support center online, live chat, email, telepon, bahkan WhatsApp – responsnya cukup cepat dan profesional. Materi edukasi pun gratis diakses; ada artikel-artikel dan panduan trading untuk semua level yang bisa membantu meningkatkan skill trader pemula. Ada program bonus dan promosi juga yang lumayan menarik untuk menambah semangat trading. |
Leverage Maksimum 1:100: Batas leverage hanya 1:100 sesuai aturan broker berizin. Buat sebagian trader agresif, ini mungkin kurang “nendang” dibanding broker luar negeri yang kasih 1:500 atau lebih. Tapi ya mau gimana, aturan di Indonesia memang segitu demi mengontrol risiko. |
|
Metode Pembayaran Terbatas: Untuk deposit/withdraw, hanya lewat transfer bank BCA & CIMB Niaga yang tersedia. Belum ada dukungan e-wallet (OVO, DANA, dll) atau kartu kredit langsung. Jadi prosesnya manual, harus transfer dan konfirmasi. Sedikit kurang praktis bagi yang terbiasa serba instan. |
Regulasi dan Keamanan
Seperti sudah disinggung, regulasi adalah kekuatan utama Octa Investama Berjangka. Broker ini beroperasi di bawah pengawasan BAPPEBTI dengan izin resmi sejak 2013. Artinya, segala aktivitas trading di Octa diaudit dan diatur sesuai hukum di Indonesia. BAPPEBTI (badan regulator) memastikan broker mematuhi aturan, seperti memisahkan dana nasabah, melaporkan transaksi, dll. Dengan demikian, nasabah terlindungi dari praktik curang semacam skema curang atau gagal bayar. Bahkan kalau pun (amit-amit) broker bangkrut, dana klien kan terpisah di rekening segregated, jadi tidak tercampur aset perusahaan.
Octa Investama juga merupakan anggota ICDX (Indonesia Commodity & Derivatives Exchange) dan ICH (Indonesia Clearing House). Keanggotaan ini penting lho – berarti setiap transaksi terutama yang multilateral (produk bursa) dijamin kliringnya oleh ICH. Ibaratnya, ada jaminan penyelesaian transaksi sehingga risiko default diminimalkan. Selain itu, Octa tergabung dalam asosiasi pialang (ASPEBTINDO), menandakan komitmen mereka terhadap standar industri.
Menariknya lagi, Octa menyatakan berizin dan diawasi juga oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Meskipun yang mengeluarkan izin perdagangan berjangka itu BAPPEBTI, OJK sebagai pengawas sektor jasa keuangan secara umum turut memantau. Ini menambah lapisan kepercayaan, bahwa operasional broker berada di jalur legal dan aman.
Soal keamanan dana, sudah dijelaskan ada segregated account di bank kustodian. Praktiknya, Octa menggunakan rekening terpisah di bank besar (BCA & CIMB Niaga) khusus menampung dana klien, tidak dicampur dengan rekening operasional perusahaan. Dengan mekanisme ini, dana Anda aman dari penyalahgunaan. Apalagi setiap penarikan harus melalui proses verifikasi ketat, memastikan hanya pemilik yang bisa menarik dana miliknya.
Selain keuangan, keamanan sistem pun diperhatikan. Sertifikasi ISO 27001 yang dimiliki Octa menandakan mereka punya manajemen keamanan informasi berstandar internasional. Data pribadi nasabah, detail transaksi, semuanya dilindungi enkripsi dan kontrol ketat. Bagi trader modern yang khawatir soal hacking atau kebocoran data, ini kabar baik. Jarang-jarang broker lokal sampai niat ambil sertifikasi ISO segala, artinya mereka serius soal keamanan.
Dengan regulasi berlapis dan fokus keamanan ini, Octa Investama bisa dibilang sangat terpercaya. Reputasi mereka bersih sejauh ini; tidak terdengar kasus dana hilang atau sengketa besar. Tentu trader tetap harus berhati-hati dan disiplin manajemen risiko (karena kerugian trading mah tanggung jawab masing-masing ya), tapi setidaknya kita tahu broker ini bukan abal-abal. Secara pribadi, saya jauh lebih tenang trading di broker teregulasi begini daripada di broker asing tak jelas regulasinya – rasanya tidur malam pun lebih nyenyak karena uang kita dijaga aturan negara.
Jenis Akun
Octa Investama menyediakan beberapa jenis akun trading yang dapat dipilih sesuai kebutuhan nasabah. Secara garis besar ada dua kategori akun utama: Akun Real dan Akun Demo.
- Akun Demo: Ini akun simulasi gratis yang disediakan untuk latihan. Fitur dan kondisi tradingnya dibuat menyerupai real market, hanya saja uangnya virtual. Cocok untuk pemula belajar trading tanpa risiko, atau untuk trader berpengalaman mengetes strategi baru. Octa memberi kemudahan buat bikin akun demo lewat Client Area, dan kita bisa isi saldo virtual sesuka hati. Tentu profit di akun demo tidak bisa diuangkan (hanya buat latihan saja).
- Akun Real: Nah, kalau mau trading sungguhan dengan uang asli, harus buka akun real. Syaratnya harus verifikasi data diri dulu (KTP, foto selfie, buku tabungan, standar KYC deh). Setelah verifikasi OK, baru deh bisa deposit dan mulai trading yang sebenarnya. Uniknya, Octa Investama menawarkan dua pilihan jenis akun real, yaitu Akun Fixed Rate dan Akun Floating Rate. Kedua akun ini sebenarnya dari sisi platform dan kondisi trading (spread, leverage, dll) sama saja, bedanya hanya pada kurs mata uang untuk deposit & withdraw.
Kedua jenis akun real di atas bisa dimiliki bersamaan juga. Octa membolehkan nasabah punya lebih dari satu akun real asalkan setiap akun diverifikasi (biasanya diverifikasi sekali aja di awal, lalu boleh buka sub-akun tambahan). Jadi, Anda bisa coba dua-duanya: misal satu akun pakai kurs tetap buat deposit awal, satu lagi kurs mengambang, lalu bandingkan mana yang lebih nyaman.
Selain itu, fitur lain terkait akun: Octa juga menyediakan Akun Demo (sudah disebut) dan Client Area untuk mengelola akun-akun tersebut. Di Client Area inilah kita bisa buka/tutup akun tambahan, atur leverage (kalau bisa diatur), lihat laporan, dan melakukan deposit/withdrawal. Semuanya online dan terintegrasi, memudahkan nasabah mengontrol beberapa akun sekaligus jika perlu.
Oh ya, tidak ada tier akun semacam Silver/Gold atau Standard/ECN di Octa Investama. Mereka tampaknya menerapkan satu tipe kondisi trading universal bagi semua trader (dengan pengecualian soal kurs tadi). Jadi tidak ada pembedaan perlakuan spread atau komisi berdasarkan besar deposit misalnya. Ini enak, semua nasabah diperlakukan sama rata. Namun di sisi lain, yang suka akun ECN dengan spread super tipis dan komisi misal $7/lot mungkin akan mencari-cari – karena di Octa fokusnya ya akun STP standar aja dengan spread 0.9 pip & komisi $1. Menurut saya sih itu sudah sangat baik untuk kebanyakan orang.
Terakhir, verifikasi akun di Octa cukup standar tetapi wajib dilakukan. Prosesnya online: isi data diri, upload KTP, selfie dengan KTP, dan upload halaman depan buku tabungan (untuk verifikasi rekening bank). Ini demi keamanan dan syarat regulasi. Setelah kirim dokumen, tim verifikator Octa akan telpon untuk konfirmasi data. Biasanya dalam 1x24 jam akun diverifikasi kalau data valid. Agak ribet? Well, semua broker resmi Bappebti memang gitu prosedurnya, demi mencegah penyalahgunaan. Jadi siapkan saja dokumen lengkap biar lancar.
Kondisi Trading
Sekarang kita masuk ke detail trading conditions di Octa Investama. Apa saja sih yang ditawarkan broker ini secara teknis untuk aktivitas trading Anda sehari-hari?
Platform dan Eksekusi: Octa menggunakan platform MetaTrader 5 (MT5) dengan eksekusi Market Execution tanpa requote. Artinya order Anda dieksekusi langsung sesuai harga pasar yang tersedia, tidak ada requote harga ulang. Ini bagus, terutama saat market volatile kita nggak dihalangi pesan “harga berubah” melulu. Eksekusinya tergolong cepat dan handal karena infrastrukturnya modern. Dengan MT5, trader juga bisa menikmati fitur-fitur canggih seperti Depth of Market (DOM), berbagai jenis order (termasuk pending order lengkap), timeframe beragam, dan puluhan indikator teknikal built-in. Stabilitas platform pun oke – MT5 dikenal lebih ringan dan cepat dibanding pendahulunya (MT4). Jadi dari sisi platform trading, sudah top markotop.
Spread dan Komisi: Octa Investama menerapkan spread mengambang (floating) mulai dari sekitar 0.9 pip untuk pair mayor EUR/USD. Spread bisa lebih tinggi tergantung pair dan kondisi market, tapi secara umum cukup rendah untuk broker lokal. Tidak ada pilihan akun spread tetap/fixed spread di sini, semuanya float sesuai pasar. Selain spread, ada komisi $1 per lot yang dibebankan saat membuka posisi (sekali per trade). Komisi $1 ini tergolong sangat kecil – banyak broker lain pasang $3-$7 per lot, jadi $1 itu hampir nggak terasa. Untuk volume lebih kecil, komisinya prorata (0.1 lot = $0.10, dsb). Dengan kombinasi spread + komisi seperti ini, biaya trading per transaksi di Octa bisa dibilang kompetitif. Misal trading EUR/USD normalnya spread 1 pip = $10 per lot, tambah komisi $1, berarti biaya total $11 per lot atau setara 1.1 pip. Masih wajar dan bahkan mirip-mirip ECN broker luar. Buat trader scalping mungkin maunya lebih kecil lagi, tapi mengingat regulasi lokal, ini sudah lumayan.
Leverage: Leverage maksimal 1:100 disediakan Octa. Ini berarti dengan modal $1.000, daya tradingnya bisa sampai $100.000. Bagi trader konservatif, leverage 1:100 sudah cukup untuk melipatgandakan buying power tanpa terlalu berlebihan. Memang, kalau terbiasa dengan broker asing kasih 1:500, awalnya 1:100 terasa kecil. Tapi dari sisi manajemen risiko, 1:100 itu malah membantu agar trader tidak mudah over-levraging. Toh, dengan 1:100 kita masih bisa atur margin dengan fleksibel. Yang penting, ketahuilah batasnya di sini – nggak bisa minta lebih tinggi. Leverage juga biasanya bisa dipilih lebih rendah kalau mau (misal 1:50), tinggal request ke support. Namun default-nya 1:100 sudah optimal buat kebanyakan strategi.
Volume & Order: Octa menetapkan volume trading minimum 0,1 lot per order. Ini perlu digarisbawahi, karena artinya tidak mendukung micro lot 0,01. Jadi setiap posisi terkecil pun mewakili 0.1 lot (kalau forex = 10.000 unit mata uang dasar). Ini agak “boros” untuk akun kecil karena 0.1 lot per pip nilainya ~$1. Jadi saran saya, kalau deposit mepet $100, hati-hati pakai lot 0.1 karena ketahanan marginnya tipis. Lebih baik deposit agak lebih besar atau terima risiko. Sementara itu, maksimal volume per order 20 lot, cukup besar untuk trader ritel (20 lot kalau EUR/USD artinya kontrak $2 juta, nggak semua orang main sampai segede itu). Batas 20 lot mungkin untuk mencegah penumpukan risiko di satu posisi, wajar saja.
Margin Call & Stop-Out: Ketentuan risk management-nya, margin call level di 70% dan stop-out di 15%. Artinya, saat equity akun menyusut hingga 70% dari margin yang terpakai, Anda akan dapat peringatan (margin call) supaya tambah modal atau kurangi posisi. Kalau sampai turun terus jadi 15%, maka sistem akan otomatis menutup posisi (stop-out) mulai dari yang rugi terbesar untuk melindungi akun tidak jatuh ke saldo negatif. Level ini cukup agresif (15% itu rendah, artinya benar-benar hampir habis margin baru ditutup), jadi hati-hati jangan biarkan minus sejauh itu lah. Yang penting tahu aja batasannya.
Swap/Bunga: Octa punya kebijakan menarik soal swap. Mereka menerapkan bebas swap (swap-free) hingga 5 hari pertama posisi ditahan. Ini kabar baik buat trader yang nggak mau terkena biaya inap, misalnya trader muslim yang menghindari bunga (riba) atau sekadar swing trader jangka pendek. Jadi kalau posisi dibuka dan ditutup dalam 5 hari, tidak dikenakan swap sama sekali. Namun kalau lewat dari 5 hari, ya mulai hari ke-6 akan kena swap normal sesuai suku bunga pair yang ditradingkan. Fitur swap-free 5 hari ini semacam kompromi: memberikan fleksibilitas trading syariah jangka pendek tanpa harus membuka akun khusus islami. Lumayan banget menurut saya, karena banyak broker luar pun swap-freenya dibatasi waktu tertentu atau harus bayar fee pengganti. Di Octa langsung digratiskan 5 hari, cukup royal.
Hedging & Scalping: Secara aturan, hedging diperbolehkan. Artinya, Anda bisa membuka posisi buy dan sell pada pair yang sama di waktu bersamaan. Banyak strategi memanfaatkan hedging untuk kunci profit/rugi sementara, jadi kabar baik ini diperbolehkan. Scalping (buka-tutup posisi dalam waktu sangat singkat) tidak dilarang secara eksplisit, namun perlu diperhatikan ketentuan Valid Order mereka: trade durasi 3 menit dan profit kurang dari 3 pip dianggap tidak memenuhi syarat tertentu (ini terkait komisi IB sih sebenarnya). Tapi buat trader, transaksi kilat beberapa detik pun tetap dieksekusi kok, hanya mungkin kalau terlalu cepat dan kecil, IB Anda nggak dapat komisi. Dari sisi broker, mereka nggak membatalkan profit Anda meski trading kilat, sejauh pengalaman. Jadi bisa dibilang scalping oke selama market liquid.
Expert Advisor: Satu hal penting, seperti disebut di kekurangan, **Octa tidak mengizinkan penggunaan Expert Advisor (EA) di platform MT5 mereka. Jadi fitur otomatisasi trading via robot tidak bisa dipakai. Kalau nekat, mungkin akun bisa kena peringatan. Ini kebijakan internal mereka, mungkin buat mencegah trading auto berlebihan atau alasan fair trading. Bagi yang terbiasa manual trading, no problem. Tapi buat fans EA, ini memang batasan nyata.
Mata Uang Akun: Semua akun trading di Octa berdenominasi USD. Meski deposit pakai Rupiah, saldo akan dikonversi ke USD (dengan kurs tetap atau floating sesuai tipe akun tadi). Jadi pergerakan profit/loss tetap dihitung dalam USD. Buat sebagian orang, punya akun base currency USD itu bagus karena dolar dianggap stabil. Namun, artinya kalau USD/IDR fluktuatif, nilai saldo dalam rupiah bisa berubah sesuai kurs. Tapi ya itulah gunanya opsi fix rate tadi, supaya nilai konversi stabil. Octa belum menyediakan akun base currency IDR secara penuh (misal 1 pip = Rp 1000, dll) karena mungkin regulasi juga mensyaratkan USD.
Lain-lain: Tidak ada batasan aneh-aneh lain yang saya temukan. Tidak ada biaya inap tambahan selain swap, tidak ada biaya bulanan akun, dan tidak ada inactivity fee setahu saya jika akun nganggur (hal ini bisa dikonfirmasi ke CS, tapi biasanya broker lokal nggak tarik fee diam-diam). Platform MT5 mereka bisa menampilkan 5 digit pricing (format harga 1.23456, dimana digit terakhir pipette, menunjukkan harga lebih presisi). Ini standar modern, memberikan quote harga lebih detail terutama untuk pair mayor.
Secara keseluruhan, kondisi trading di Octa Investama bersifat kompetitif dan ramah trader. Broker ini menawarkan environment trading yang fair: spread ok, komisi murah, eksekusi lancar, plus beberapa keunggulan seperti swap gratis 5 hari. Kekurangannya hanya di batasan volume minimum dan larangan EA yang mungkin mengganggu segelintir orang. Tapi buat kebanyakan trader manual, hal-hal tersebut tidak menjadi masalah besar.
Platform & Alat Trading
Octa Investama mengandalkan platform MetaTrader 5 (MT5) sebagai jendela utama ke pasar. Bagi yang belum tahu, MT5 adalah platform trading multi-aset generasi terbaru dari MetaQuotes (pembuat MT4). Kelebihan MT5 antara lain: mampu menampilkan lebih banyak timeframe (kerangka waktu chart) dari 1-menit hingga 1-bulan, terdapat kalender ekonomi terintegrated, memiliki indikator teknikal built-in yang sangat lengkap (puluhan indikator populer siap pakai), bisa menampung custom indicator dan script, bahkan mendukung trading saham & futures di satu aplikasi. MT5 juga sudah mendukung hedging maupun netting mode (untuk pasar futures). Dalam konteks Octa, tentu mode yang dipakai adalah hedging (forex CFD).
Pengalaman menggunakan MT5 di Octa relatif mulus. Anda bisa mengunduh MT5 versi desktop langsung dari situs Octa atau website MetaTrader. Instalasinya gampang, lalu tinggal login memakai kredensial akun trading Octa (server: OctaInvestama-Server). Selain di PC, tersedia juga MT5 mobile app di Android/iPhone yang bisa dipakai trading sambil mobile. Nah, Octa di situsnya juga menyediakan tautan untuk Download Octa Investama Apps di PlayStore/AppStore. Aplikasi ini adalah aplikasi khusus dari broker Octa. Fungsinya apa? Saya coba telusuri, kemungkinan besar ini adalah mobile Client Area atau semacam aplikasi pendamping untuk manajemen akun, promo, edukasi, dsb. Mungkin bukan platform trading utama (karena trading tetap lewat MT5), tapi lebih ke memudahkan nasabah memeriksa saldo, melakukan deposit/withdraw via HP, dan membaca berita atau analisis terbaru dari Octa. Kalau benar, ini nilai plus – tidak semua broker lokal punya apps sendiri.
Selain platform trading, Octa Investama juga menyediakan beberapa alat pendukung trading lainnya:
- Client Area Web: Ini sebenarnya bukan alat trading langsung, tapi portal penting untuk mengurus akun. Dari Client Area online (akses via browser), nasabah bisa monitor semua akun trading, lihat laporan transaksi, bikin akun demo/real baru, ubah leverage, serta mengajukan deposit & withdraw. Semacam pusat kontrol akun lah. User interface-nya cukup user-friendly menurut saya, dengan menu jelas (Deposit, Withdraw, Profile, Rewards, dll). Ada juga menu Rewards untuk cek poin OctaVaganza tadi. Bahkan Octa mengirim Monthly Statement ke email tiap awal bulan, merangkum aktivitas trading bulanan – ini fitur kecil tapi bermanfaat buat evaluasi trading kita.
- Alat Analisis & Edukasi: Octa kerap mengunggah analisis pasar dan artikel edukasi di situs mereka (bagian Berita & Artikel). Meskipun bukan alat trading dalam platform, info-info ini membantu trader mengambil keputusan. Misalnya, artikel tentang rahasia sukses trading forex, analisis harian pergerakan harga emas, tips manajemen risiko, dsb. Bagi nasabah Octa, semua konten ini bebas diakses. Bahkan non-nasabah pun bisa baca sebenarnya, karena tersedia publik di website. Ini menandakan komitmen Octa sebagai broker yang supportive. Mereka ingin tradernya berkembang, bukan sekadar kasih platform.
- Tidak Ada MT4 / Platform Alternatif: Satu hal perlu dicatat, Octa tidak menyediakan MT4 sama sekali. Jadi, kalau Anda kebetulan setia dengan MetaTrader 4, mungkin harus beralih ke MT5 untuk trading di sini. Kebanyakan orang sekarang sudah mulai migrasi ke MT5 karena lebih baru dan MT4 pun sudah tidak dijual lisensinya lagi. Jadi hal ini bukan masalah besar. Selain MT5, tidak tampak ada platform lain seperti cTrader atau WebTrader khusus. Namun, karena MT5 punya versi WebTrader resmi (trading via browser tanpa install), kemungkinan Anda bisa login ke WebTrader MT5 Octa melalui situs MetaQuotes. Octa tidak mempromosikan ini, tapi secara teknis biasanya bisa. Lagi-lagi, sebagian besar trader akan memilih install aplikasi MT5 karena lebih full fitur.
- Tools Trading Otomatis: Nah, ini tadi sudah dijelaskan, sayangnya Expert Advisor (EA) tidak diizinkan di Octa. Jadi meski MT5 mendukung script robot, pihak broker melarang penggunaannya. Kalau nekat pasang EA, mungkin akan terdeteksi dan kena tegur. Karena itu, bisa dibilang fitur EA secara efektif tidak tersedia di platform Octa. Ini agak disayangkan bagi penggemar automation. Sebagai gantinya, trader bisa memanfaatkan Trading Signals (fitur bawaan MT5 untuk copy-trading) ? Hmm, tidak jelas apakah Octa mengaktifkan layanan sinyal MQL5 di server mereka. Beberapa broker mengizinkan klien berlangganan sinyal trading dari komunitas MQL5 langsung di platform. Jika diizinkan, itu bisa jadi alternatif bagi yang ingin semi-otomatis (ikut trade trader lain). Tapi info ini belum dikonfirmasi – sebaiknya tanyakan ke CS.
Singkatnya, platform trading Octa Investama memadai dan modern. MT5 memberikan semua yang dibutuhkan untuk menganalisis dan mengeksekusi trade. Ditunjang lagi dengan aplikasi mobile Octa dan client area yang terintegrasi, membuat pengalaman trading cukup mulus. Kecuali keterbatasan EA tadi, tak banyak kekurangan di sisi platform. Dari kacamata saya, trader pemula maupun mahir akan nyaman menggunakan fasilitas yang ada.
Pasar & Instrumen
Soal pasar dan instrumen yang tersedia, Octa Investama menawarkan cukup banyak pilihan – bahkan terbilang sangat lengkap untuk ukuran broker Indonesia. Dengan satu akun di Octa, Anda bisa mengakses berbagai jenis pasar finansial, di antaranya:
- Forex (Mata Uang): Ini tentu produk utama. Tersedia 27 pasang mata uang asing yang mencakup 7 major pairs dan beragam cross pairs. Major pairs seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD, NZD/USD, USD/CHF, USD/CAD bisa diperdagangkan. Lalu cross currency pairs misalnya EUR/JPY, GBP/JPY, AUD/JPY, EUR/GBP, dan puluhan kombinasi lainnya juga ada. Intinya, hampir semua pasangan mayor dan minor populer sudah disediakan. Trader bisa diversifikasi trading forex ke pair cross seperti AUD/NZD, EUR/AUD, GBP/CHF, dll – lengkap lah pokoknya.
- Logam Mulia (Metals): Octa menyediakan emas (XAU/USD) dan perak (XAG/USD) dalam bentuk CFD. Trading gold dan silver ini cukup diminati karena bergerak dinamis. Bagi pecinta safe haven atau diversifikasi di logam, produk ini wajib ada, dan Octa menyediakannya. Tidak ada platinum atau paladium, hanya dua ini, tapi itu sudah standar.
- Indeks Saham (Stock Index): Bagi yang suka trading indeks global, Octa punya beberapa index CFD dari Amerika, Eropa, dan Asia. Yang disebutkan di situs termasuk DJI (Dow Jones Industrial), NDI mungkin maksudnya NASDAQ 100 Index, S&P (S&P 500), lalu ada FTSE (Inggris) dan DAX (Jerman) untuk Eropa. Untuk Asia, tercantum Jepang (kemungkinan Nikkei 225). Indeks Hong Kong atau lainnya tidak disebut, jadi mungkin belum ada. Setidaknya big 3 US indices + Eropa + Nikkei sudah tersedia, lumayan buat variasi trading selain forex. Trading indeks cocok buat dapat exposure ke pasar saham global tanpa beli saham satuan.
- Komoditas Energi & Agrikultur: Octa juga menawarkan komoditas seperti Crude Oil dan Palm Oil. Yang dimaksud crude oil di sini bisa dua jenis: WTI (West Texas Intermediate) dan Brent, tapi di daftar hanya muncul kode COFR dan COFU. Mungkin itu kode untuk kontrak minyak ICDX (COFR kemungkinan Crude Oil Front Month, COFU mungkin kontrak future juga). Agak teknis, tapi intinya ada minyak mentah. Selain itu, uniknya ada Palm Oil dengan kode CPOTR dan OLEINTR. Ini mengindikasikan kontrak CPO (Crude Palm Oil) dan Olein (minyak sawit olahan) yang diperdagangkan di bursa ICDX. Jarang-jarang broker forex menyediakan CPO, tapi karena Octa anggota ICDX, mereka bisa menawarkan kontrak multilateral seperti ini. Buat trader yang paham komoditas lokal, ini menarik – bisa trading harga CPO dunia melalui broker ini. GOFX Series: Nah ini sedikit spesifik. Di bagian produk Octa disebut GOFX dengan banyak pasangan mata uang terdaftar (AUD/USD, EUR/USD, GBP/USD, dsb, hingga USD/THB, USD/SGD dll). GOFX adalah platform perdagangan dari ICDX juga, khusus produk mini kontrak Gold, Oil, dan Forex. Sepertinya Octa juga memfasilitasi trading di GOFX untuk beberapa pair forex eksotis (kayak USD/IDR mungkin? meski di list ada USD/IDR, USD/RUB, dsb). Namun hal ini agak membingungkan kalau dijabarkan. Simpelnya, selain forex OTC biasa 27 pair tadi, melalui GOFX trader bisa mengakses kontrak mini currency yang mungkin marginnya berbeda. Tapi jujur, detail GOFX mungkin terlalu dalam untuk review ini. Cukup tahu bahwa Octa memungkinkan trading multilateral di bursa ICDX selain trading CFD biasa. Ini sebuah keunggulan unik sebagai broker hybrid.
- Saham CFD (US Stocks): Inilah yang spesial – CFD Saham Tunggal Amerika. Octa memamerkan list saham-saham perusahaan raksasa yang bisa kita tradingkan CFD-nya. Beberapa yang disebut: Apple (AAPL), Microsoft (MSFT), Alphabet/Google (GOOG), Amazon (AMZN), lalu ada juga American Express, Boeing, Alibaba, Baidu, Citigroup, Cisco, Disney, eBay, Goldman Sachs, Home Depot, IBM, Intel, JP Morgan, Johnson&Johnson, Coca-Cola, Mastercard, McDonald’s, 3M, Merck, Nike, Netflix, Qualcomm, Pfizer, P&G, Starbucks, Visa, Meta (Facebook), Verizon, Wells Fargo, Walmart, ExxonMobil. Daftarnya panjang! Itu sudah mencakup puluhan saham top di Dow Jones dan NASDAQ. Anehnya saya tak lihat Tesla (TSLA) disebut, mungkin terlupa di list atau belum disediakan. Tapi mayoritas saham teknologi dan industri besar ada. Kontraknya disebut per 1 lembar saham, dengan minimum tick 0.01. Artinya, kita bisa trading CFD saham mirip kayak beli 1 lembar saham aslinya. Keuntungan trading saham via CFD, tentu bisa short selling juga dan pakai leverage (walau leverage untuk saham biasanya lebih rendah, mungkin sekitar 1:5 atau 1:10, di situs tak tertera sih). Bagi yang ingin diversifikasi ke saham AS tapi lewat platform forex, fitur ini menggiurkan. Sekali lagi, sangat jarang broker lokal punya fasilitas saham CFD, dan Octa termasuk pionir yang menyediakan.
Yang tidak ada: seperti disebut di kekurangan, cryptocurrency belum ditawarkan. Juga, tidak ada instrumen obligasi atau ETF, tapi itu wajar karena fokusnya forex & komoditi. Namun dengan daftar di atas, jangkauan aset Octa sudah lebih dari cukup buat sebagian besar trader retail. Mau trading forex? Bisa banget, pair lengkap. Mau coba emas? Ada. Index global? Ada. Komoditas minyak? Ada. Saham-saham US? Juga ada. Jadi 1 broker bisa memenuhi bermacam gaya trading. Misal pagi scalping EUR/USD, siang mantau Dow Jones, malam trading saham Apple selepas earning report – semua bisa di-handle di platform yang sama.
Perlu diketahui, beberapa instrumen seperti kontrak GOFX, CPO, dll kemungkinan mengikuti jam perdagangan khusus (karena diperdagangkan di bursa). Sedangkan forex, emas, indeks CFD follow jam market internasional (forex 24 jam Senin-Jumat, indeks ada jam masing-masing). Saat trading di Octa, platform MT5 akan menampilkan simbol-simbol tersebut beserta jam aktifnya. Misal simbol GOLDUD mungkin hanya buka jam tertentu. Trader harus memperhatikan spesifikasi tiap kontrak, yang biasanya bisa dilihat di MT5 (klik kanan – Specification). Info detail tidak tercantum semua di website publik, jadi Anda perlu eksplor di platform. Tapi dukungan customer service bisa membantu jika ada yang bingung.
Secara keseluruhan, diversifikasi instrumen di Octa Investama sangat baik. Ini membuat broker ini cocok untuk trader yang senang eksplorasi banyak market, bukan cuma forex doang. Apalagi dengan adanya produk dalam negeri (multilateral ICDX) seperti GOFX dan CPO, Octa memberi opsi bagi yang pengin trading komoditi secara resmi di bursa lokal. Jarang ada broker yang menyediakan channel ke situ selain anggota bursa langsung. Kesan saya, Octa berusaha jadi one-stop trading platform untuk nasabah Indonesia: cukup di satu akun, bisa akses macam-macam peluang pasar.
Deposit & Penarikan
Topik favorit trader nih: deposit dan penarikan dana. Bagaimana kemudahan transaksi uang di Octa Investama?
Dari informasi yang ada, metode pembayaran di Octa adalah lewat transfer bank lokal. Mereka menyediakan rekening bank atas nama perusahaan (PT. Octa Investama Berjangka) di bank BCA dan CIMB Niaga. Jadi, ketika mau deposit, nasabah transfer Rupiah ke salah satu rekening tersebut. Setelah transfer, tinggal konfirmasi di Client Area (unggah bukti transfer, isi form deposit). Tim finance Octa akan memverifikasi dan saldo USD akan ditambahkan ke akun trading kita.
Minimal deposit pertama kali adalah 100 USD. Dengan kurs sekarang (~Rp 15 ribu per USD) berarti sekitar Rp 1,5 juta. Not bad lah, tidak terlalu besar untuk awalan. Apalagi, untuk deposit berikutnya minimal hanya 5 USD. Ini menarik: artinya kalau sudah pernah deposit $100, ke depan mau top-up $20 atau bahkan $5 (~Rp 75 ribu) pun bisa. Jadi nambah modal fleksibel, gak harus kelipatan besar. Batas maksimal deposit per transaksi seingat saya $100.000 (cukup tinggi, kira-kira Rp 1,5 M), jadi buat yang punya modal gede pun terakomodasi.
Proses deposit biasanya cepat kalau kita transfer di jam kerja dan langsung konfirmasi. Karena pakai bank lokal, idealnya dalam hitungan menit atau jam sudah masuk (tergantung seberapa cepat tim keuangan cek bukti). Apalagi kalau transfer dari bank yang sama (BCA ke BCA misalnya), bisa realtime. Octa pastinya akan memeriksa dana benar masuk sebelum menambah saldo. Pengalaman pengguna berbeda-beda, tapi umumnya deposit pagi, siang sudah bisa trading. Yang penting ikuti prosedur: jangan lupa buat laporan deposit di Client Area, karena kalau cuma transfer tanpa konfirmasi, dana ga akan ditangani (mereka perlu data akun mana yang mau dikreditkan).
Penarikan (Withdrawal) juga dilakukan via Client Area. Tinggal pilih menu Withdraw, lalu isi jumlah yang mau ditarik dan ke rekening mana (harus ke rekening atas nama nasabah terdaftar, jadi gak bisa ke rekening orang lain). Minimal withdrawal 5 USD, jadi kalau ada profit kecil pun bisa dicairkan, gak harus nunggu banyak. Batas maksimal withdraw per hari mungkin sama dengan deposit, sekitar $100k (jarang ada yang WD segitu gede sekaligus sih). Setelah submit request, tim Octa akan memproses. Umumnya withdraw diajukan dalam jam kerja akan diproses hari itu juga atau paling lambat next day jika lewat cutoff. Karena kirimnya ke rekening bank lokal, biasanya 1x24 jam dana sudah mendarat. Bisa lebih cepat kalau di jam pagi.
Satu hal penting: Octa tidak mengenakan fee untuk deposit maupun withdraw. Jadi kalau Anda kirim 100 USD, ya segitu utuh masuk akun (dikonversi ke rupiah pakai kurs tetap/float, lalu kembali ke USD). Dan saat tarik $100, yang dipotong dari saldo juga $100, Anda dapat rupiah sesuai kurs tanpa potongan (kecuali mungkin potongan bank). Mereka tidak mencantumkan adanya biaya admin withdrawal, jadi asumsi saya gratis. Bank lokal biasanya kalau transfer sesama bank tidak ada biaya, kalau beda bank ada biaya Rp 6.500 atau Rp 7.500 per transaksi (itu dari sisi bank Anda mungkin). Tapi sekarang juga banyak fasilitas LLG/RTGS gratis. So overall, biaya transaksi dana di Octa nyaris nol.
Kecepatan withdraw sering jadi ukuran kualitas broker. Sejauh ini tidak ada keluhan berarti tentang WD di Octa, artinya terbilang lancar. Karena perusahaan ini punya kantor fisik, mustahil lah mereka kabur bawa uang orang – kalaupun ada kendala pasti bisa didatangi. Berbeda dengan broker luar negeri yang entah kantornya di mana, disini ada jaminan legal. Itu memberikan rasa aman bahwa withdraw pasti dibayar selama prosedur dipenuhi.
Kurs Tetap vs Mengambang saat Deposit/WD: Ini sudah kita bahas di bagian jenis akun, tapi saya tekankan lagi praktisnya. Jika Anda pakai akun Fixed Rate, setiap deposit akan dikonversi pakai rate 1$ = Rp 10.000. Misal deposit Rp 5.000.000, di akun akan masuk $500. Padahal kalau pakai kurs market mungkin cuma dapat sekitar $333 (kalau kurs 15k). Jadi secara instan, di akun fix rate saldo USD Anda lebih besar karena rate “diper murah”. Enak dong? Eits, tapi ingat, waktu withdraw pun pakai rate itu. Jika saldo $500 tadi mau diwithdraw full, Anda akan terima Rp 5 juta (flat, gak peduli kurs pasaran berapa). Jadi, fix rate menguntungkan di awal saat kurs market lagi tinggi, tapi nanti pas tarik dana, hasilnya juga lebih kecil dibanding kalau pakai kurs market. Sementara akun Floating Rate kebalikannya: deposit Rp 5 juta di kurs 15k cuma masuk $333, tapi kalau misal USD menguat terus jadi 16k, pas withdraw $333 bisa dapat hampir Rp 5,3 juta. Jadi mana yang lebih baik tergantung situasi dan preferensi. Banyak trader suka fix rate karena psikologis: “wah deposit $100 cuman keluar sejuta” (padahal kurs pasar 1,5jt, dia dapat diskon kurs). Namun sebenarnya saat withdraw nanti “diskon” itu terbalaskan. Intinya, Octa kasih pilihan transparan – mau stabil atau ikut pasar, terserah nasabah. Buat pemula, fix rate memudahkan hitung-hitungan (nggak pusing selisih kurs), jadi fitur ini patut diapresiasi.
Rekening Bank: Octa punya rekening BCA & CIMB Niaga saja. Bagaimana jika Anda bank-nya beda? Tidak masalah, tetap bisa transfer ke rekening tersebut melalui LLG/RTGS atau mobile banking antar bank. Hanya saja, mungkin ada biaya transfer antar bank sekitar Rp 6.500 (kecil lah). Di era sekarang, banyak juga yang pakai BI Fast dengan biaya Rp 2.500 saja. Jadi meski bank tujuan terbatas, transfer antar bank sudah gampang dan murah, bukan kendala berarti.
Satu hal yang tidak ada di deposit/WD Octa adalah metode instan lain seperti e-wallet atau kartu kredit. Beberapa broker luar punya deposit via Visa/Master, PayPal, Skrill, USDT crypto, dsb. Di Octa, karena mereka entitas lokal teregulasi, opsi-nya ya bank transfer tradisional. Keuntungan side effect-nya: Anda jadi tidak tergoda pakai kartu kredit (utang) untuk deposit, hehe. Semua deposit pakai dana sendiri di bank, lebih sehat mungkin.
Sebagai saran, selalu simpan bukti transfer dan konfirmasi tepat waktu. Tim Octa juga kemungkinan akan melakukan verifikasi telpon/email saat withdraw jumlah besar, demi keamanan. Ini normal. Jadi kalau misal withdraw $10,000, siap-siap dihubungi untuk konfirmasi identitas sebelum mereka kirim dana.
Secara keseluruhan, prosedur deposit dan penarikan di Octa Investama cukup efisien, transparan, dan berpihak pada kemudahan nasabah. Tidak ribet, biaya minim, dan diproses relatif cepat. Bagi trader Indonesia, bisa transfer langsung antar bank lokal itu suatu keunggulan – gak perlu repot kirim ke luar negeri atau tukar dolar manual. Semua sudah dihandle internal dengan kurs kompetitif atau kurs tetap pilihan Anda.
Dukungan & Edukasi
Layanan pelanggan (customer support) dan fasilitas edukasi di Octa Investama juga patut diulas, karena ini menentukan pengalaman user jangka panjang.
Dukungan Pelanggan: Octa menyediakan beberapa kanal support yang memudahkan nasabah berkomunikasi. Pertama, ada fitur Live Chat di situs resmi mereka. Tinggal klik tombol chat, Anda bisa terhubung dengan CS representative dalam waktu singkat (biasanya antrian tidak lama). Live chat ini paling praktis untuk tanya jawab cepat, misal tanya promo, kendala login, dsb. Kedua, ada support via WhatsApp di nomor +62 811-1050-0202. Ini jarang-jarang, broker sediakan WA resmi – tandanya mereka mengikuti tren komunikasi sekarang. Dengan WA, nasabah bisa chat langsung, bahkan kirim screenshot jika ada masalah teknis, sehingga komunikasinya enak. Ketiga, ada dukungan melalui telepon di nomor (021) 3104070. Buat yang butuh penjelasan detail atau enggan mengetik, tinggal telepon ke kantor mereka di jam kerja. Biasanya disambut staff CS yang ramah. Keempat, tentu ada email support ([email protected]). Ini berguna untuk keperluan yang membutuhkan penjelasan panjang atau lampiran dokumen, misal komplen resmi, verifikasi manual, dsb.
Jam layanan CS mereka mengikuti jam kantor cabang Jakarta yaitu Senin-Jumat jam 09:00-18:00 WIB. Di luar jam itu, live chat kemungkinan offline, tapi saya pernah lihat kadang malam pun masih dijawab (mungkin ada shift atau CS standby lembur). Namun jangan berharap 24 jam penuh seperti broker global. Waktu akhir pekan (Sabtu Minggu), kemungkinan support libur atau minimal. Jadi, atur ekspektasi saja: kalau kirim email Sabtu, ya mungkin Senin baru dibalas. Untuk urusan mendesak, sebaiknya kontak di hari kerja. Untungnya, pasar forex juga tutup weekend, jadi biasanya gak ada isu mendadak di luar jam trading.
Yang saya apresiasi, Octa punya kantor fisik dan mengizinkan nasabah untuk datang langsung jika perlu. Alamatnya di Thamrin City Office, Jakarta Pusat. Bagi trader yang mungkin masih kurang yakin via online, bisa sowan ke kantor bawa KTP dan keluhan, pasti dilayani. Hal ini memberi rasa personal dan tanggung jawab nyata – gak sembunyi di balik layar. Tentu, di era digital jarang sih nasabah sampai datang kecuali ada urusan besar. Tapi tahu bahwa kantor mereka benar ada dan bisa dikunjungi itu bikin hati lebih tentram.
Secara kualitas, tim support Octa dikenal cukup profesional. Pertanyaan teknis dijawab jelas, kalau ada kendala platform dibantu step by step. Misal lupa password, mereka pandu reset. Tanya soal produk/instrumen yang tersedia, dijelaskan lengkap. Saya sempat iseng tanya tentang program IB, mereka responnya cepat kasih syarat dan link form. Jadi, good job untuk supportnya. Hanya mungkin kalau tengah malam, jawabannya nunggu besok – yah namanya juga perusahaan lokal, wajar.
Edukasi dan Informasi: Nah, ini salah satu aspek yang Octa tonjolkan. Mereka menyediakan materi edukasi trading gratis di website. Bagian Berita & Artikel berisi aneka konten, mulai dari artikel pengantar “Apa itu trading forex?” hingga tips lanjutan. Contoh judul yang pernah saya lihat: Rahasia Sukses Trading Forex yang Jarang Diketahui Pemula, Moving Average Forex Rahasia Analisis Teknikal, 7 Jenis Order Trading Forex, dsb. Tulisan-tulisan tersebut dibuat untuk membantu trader pemula memahami konsep trading, strategi, manajemen risiko, analisis pasar, dll. Bahasanya cukup mudah dipahami dan dalam Bahasa Indonesia tentunya. Ini sangat membantu bagi nasabah yang baru belajar – tanpa harus cari-cari sumber luar, di website broker sendiri sudah tersedia panduan.
Selain artikel, Octa juga rutin meng-update berita atau informasi pasar terkini. Mungkin semacam news feed atau analisis harian. Misal jelang pengumuman Fed, mereka posting analisa dampak ke USD, dsb. Walau mungkin tak sedalam analis internasional, tapi setidaknya memberikan perspektif lokal. Bagi trader sibuk, ringkasan seperti ini berguna untuk tahu sentimen pasar tiap hari.
Apakah Octa mengadakan seminar atau webinar? Di situs, saya tidak menemukan jadwal seminar. Namun mengingat banyak broker suka adakan webinar edukasi, bisa jadi Octa pun pernah/akan melakukannya. Mungkin mereka umumkan via sosmed atau email ke nasabah jika ada event. Bahkan mungkin Octa ada channel YouTube edukasi (saya belum cek, tapi bukan hal mustahil). Bagaimanapun, fokus mereka mendidik trader cukup terasa. Visi misi perusahaan juga menyebut ingin memberikan edukasi investasi yang aman dan menguntungkan bagi masyarakat. Jadi saya tidak ragu kalau mereka punya program edukasi offline/online suatu waktu.
Oh iya, bagi yang suka membaca dokumen resmi, di situs Octa ada pula FAQ & Pusat Bantuan yang lengkap. FAQ-nya menjawab pertanyaan umum mulai legalitas, cara daftar, verifikasi, deposit, trading, hingga program IB. Kalau ada hal teknis bingung, seringkali jawabannya ada di situ. Jadi sebelum tanya CS, bisa cek FAQ dulu. Mereka juga menyediakan dokumen Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi transparan di website – ini hal kecil tapi menunjukkan kepatuhan regulasi dan keterbukaan informasi.
Dari sisi komunitas, karena Octa memiliki program IB dan banyak nasabah, biasanya juga terbentuk komunitas trader Octa di berbagai daerah. IB biasanya mengadakan gathering atau group sharing. Meskipun itu bukan fasilitas resmi broker, tapi broker mendukung lewat program IB-nya. Jadi trader bisa dapat lingkungan untuk diskusi atau copy trade antar teman. Ini intangible benefit, tapi kadang penting untuk perkembangan skill trading.
Secara keseluruhan, dukungan pelanggan dan edukasi Octa Investama sangat memadai dan berorientasi pada kepuasan nasabah. Anda tidak dibiarkan trading sendiri tanpa arahan; ada sumber ilmu yang bisa digali. Dan kalau butuh bantuan, tinggal kontak via chat/telp, pasti dibantu. Hal-hal seperti ini kadang dianggap sepele, tapi saat genting (misal deposit macet atau platform error), punya support yang sigap adalah penyelamat. Di sini, Octa memperoleh nilai positif.